Wow…Banda Naera…dulu saya pernah tinggal disini sekitar tahun 1984-85, banyak kenangan yang saya dapatkan, bahkan saya menamatkan SMP saya di kota Naira ini…o…Berapa puluh taun lalu…beta masih kecil e, wah kalau ingat lagu lagu ini, pingin banget kesana, ke pulau Gn. Api, Pulau lontar, dan bermain di Villa des alwi, senang bisa kenal dengan anda (nyong Ambon)…sampai saat ini dikit dikit saya masih ingat bahasa maluku..he..he.., oke saya nantikan kunjungannya di blog beta…
#Ismail Majid
wew saat sayah masih kecil sekali Pak itu… kapan2 kesini pak, smabil bernostalgia tentang banda neira dan masa kecil… makasih sayah jga sangat senang bisa kenalan dengan bapak nih makasih dah maen kesini pak
indah banget tempatnya..
hmm.. banda neira itu bukannya tempat salahsatu tempat pembuangan okoh2 indonesia jaman perjuangan dulu??
wah, beda banget sama siberia..
sebagai putri banda masih banyak yang harus kita lakukan bukan hanya sekedar mengagumi keindahanya..soal keindahan Banda tak kalah dengan Bali…tapi soal kreatifitas membuat banda semakin diminati sebagai daerah wisata yang blum bisa kita optimalkan..ada yg tertarik diskusi..tolong hubungi saya
saya ingin sekali memiliki komunitas orang-orang banda yang duduk bareng membahas dan menemukan solusi bagaimana membuat banda semakin menjanjikan sebagai tempat wiasata..hal ini juga sangat baik agar generasi muda banda tidak terus menerus meninggalkan banda demi mengais rezeki di kota lain
sebagai putri banda masih banyak yang harus kita lakukan bukan hanya sekedar mengagumi keindahanya..soal keindahan Banda tak kalah dengan Bali…tapi soal kreatifitas membuat banda semakin diminati sebagai daerah wisata yang blum bisa kita optimalkan..ada yg tertarik diskusi..tolong hubungi saya
wew this is amazing hehehehe
gimana caca sukma… kayaknya potensi yang harus dikelola banyak sekali… selama ini hanya pak des alwi saja yang terdengar dan begitu kokoh untuk membangun dan menjaga banda.. uhmmm generasi muda kurang terdengar.. okeh dah kayaknya beta mungkin ingin diskusi deng caca nih
salam kanal lai
#yani
betulkah?? udah pernah ke banda???
heheh salam kenal yah makasih dah mampir disini
#ita
waow…. sipppp.. moga-moga betah jadi orang sanah
Banda Neira… WE ALWAYS LOVE YOU
beta su rindu jalan-jalan lihat keadaan Banda Neira yang sekarang.
Beta jua su rindu par bakudapa deng tamang-tamang lama.
Sebagai anak yang putus pusar di Banda Neira, beta janji suatu saat beta akan bale di Banda dan akan membangun Banda Neira menjadi kota wisata yang patut diperhitungkan di negara Indonesia tercinta ini.
Cahyo Banda Neira. God will bless Banda Neira.
#yunra
seng pulang??? hehehhehe
yups ayo pulang bangun banda.. hanya pemuda yang sanggup untuk membangun dan mempertahankan setiap jengkal kebudayaan banda dengan warisan yang sangat agung
Maha Suci Dia yang menciptakan tempat yang begitu indah . Aku tahu banda dari seorang teman, ga kusangka, makin hari aku makin takjub sama pulau yang dulu namanya hanya kudengar samar-samar ini.Kenapa ya…kalau lihat foto2 itu, hatiku sangat tersentuh..jadi pingin nangis, seperti ditunjukkan keMaha Besaran Penciptanya. Allah yang sangat Indah ! Bisa ga ya dalam hidupku aku mengunjunginya……
Namaku Martin Selitubun. saya tinggal di Bandung. Saya pernah ke banda beberapa kali dan selalu senang di Sana. tempatnya indah…lautnya bagus dan bersih. Buat anak-anak Banda, salam kenal…masa depan Banda ada di tangan kalian semua. kembangkan dan jaga ya.
oya, saya mau berkenalan dengan Yundra Labiyem, almaskatie, dan widia.
Banda.. adalah tanah leluhurku, ayahku asli banda tapi aku lahir dan besar di jayapura papua, aku terakhir ke banda tahun 1989, waktu masih kelas 3 SD, waktu itu aku khitanan disana, sampai sekarang belum sempat lagi ke kampung ku itu…..kini aku di bontang, kal-tim….Seingat ku banda adalah tempat yang menakjubkan…..thanks karena ada blog ini… jadi bisa tau tanah leluhurku….
salam kenal q asli anak banda, q cuman mau ingatin teman2 bahwa jangan pernah membanggakan banda hanya dengan keindahan alamnya saja.tetapi bagaimana kita sebagai putra-putri orang banda mampu membuktikan bahwa banda memang yang terbaik, yang tidak dilihat pada keindahan alamnya saja tetapi kemampuan orang2 banda dalam mengelola keindahan alam terssebut
salam kenal buat samua orang banda dimanapun berada
mengagumi banda bukan hanya bercerita tntang keindahannya sj tp bagaimana skrg ini ktong samua putra-putri yang mrs lahir di banda neira bisa merubah suatu keindahan yg ada di bandanaira menjadi terkenal diseluruh dunia.
so boleh bos, skrg ini katng sm2 brbcr untuk memajukan banda untuk menjad terkenal seperti pulau bali.
kapan2 ktng bs duduk2 di pantai malole smbil membcrkn mslah tsb….
so cukup katong jd penonton org petemene mengelola mutiara tanpa memberikan st persenpun untk warga banda….
bt mau brusaha apapun utk kemajuan banda…
klau mau hub bt disini……
beta lahir sampai remaja di banda. Kalau ada orang yang bicara tentang banda, beta sangat senang, beta punya banyak saudara dan teman di sana yang bikin beta rindu for baku dapa. banda itu indah, banda itu menyenangkan, banda itu negeri yang beta sayang, beta pengen dengar cerita lebih banyak lagi tentang banda.
My father Wim Camerling is born on the island Banda Neira….
Is there somebody who knows him? Two weeks ago he did want to visit Banda but because of the weather the plane from Ambon did not leave…My father is 82 now and he did want to see his island again….My grandmother Johanna Camerling-Gosseling did live on the island till 1984. Kampung Baru.
Maybe some people want to send me pictures from Banda from today…
oleh
Door Kooijman-Camerling
28 April 2008 at 10:25 pm
My grandmother’s name is Yohanna Camerling too, but she had passed away. I don’t know why they have the same name. To day I live in Jakarta, and I have no some picture of banda anymore, sorry i can’t give you them. May I know where do you live. Thank’s and God bless you.
My father Alex Camerling, he was a teacher in banda neira (1979-1989). To day he live in ambon. I try to get some photos from him. and I will send to you
Hi, my name is Neira too. But I’m not born in Banda Neira. I ever live there when I was ten years old. It’s the first time for me to see my grandma in Neira. Now I’m living in Bogor. I’m missing that paradise… missing my family!
pertamaxx lagi!!!
iyaaaaaaaaaaaaa
wakakakakakaka
Wow…Banda Naera…dulu saya pernah tinggal disini sekitar tahun 1984-85, banyak kenangan yang saya dapatkan, bahkan saya menamatkan SMP saya di kota Naira ini…o…Berapa puluh taun lalu…beta masih kecil e, wah kalau ingat lagu lagu ini, pingin banget kesana, ke pulau Gn. Api, Pulau lontar, dan bermain di Villa des alwi, senang bisa kenal dengan anda (nyong Ambon)…sampai saat ini dikit dikit saya masih ingat bahasa maluku..he..he.., oke saya nantikan kunjungannya di blog beta…
#shiwi
wong edan
*tendang shiwi ke samarinda*
#Ismail Majid
makasih dah maen kesini pak 
wew saat sayah masih kecil sekali Pak itu… kapan2 kesini pak, smabil bernostalgia tentang banda neira dan masa kecil… makasih sayah jga sangat senang bisa kenalan dengan bapak nih
banda neira, indah penuh sejarah. kapan ya bisa kemari. dalam novel-novel saja keindahannya udah menggetarkan, apalagi berdiri tegak di sana ya…
*meneteskan air liur*
sayah jga rindu kesana bang.. sejak kerusuhan sayah ga kesana lagi
indah banget tempatnya..
hmm.. banda neira itu bukannya tempat salahsatu tempat pembuangan okoh2 indonesia jaman perjuangan dulu??
wah, beda banget sama siberia..
gunung yang di pulau itu tingginya berapa, om??
sebagai putri banda masih banyak yang harus kita lakukan bukan hanya sekedar mengagumi keindahanya..soal keindahan Banda tak kalah dengan Bali…tapi soal kreatifitas membuat banda semakin diminati sebagai daerah wisata yang blum bisa kita optimalkan..ada yg tertarik diskusi..tolong hubungi saya
saya ingin sekali memiliki komunitas orang-orang banda yang duduk bareng membahas dan menemukan solusi bagaimana membuat banda semakin menjanjikan sebagai tempat wiasata..hal ini juga sangat baik agar generasi muda banda tidak terus menerus meninggalkan banda demi mengais rezeki di kota lain
banda…
beatifull island…
mamaku orang sana loh…
banda emang beautifull island;..
ga lama lagi q juga jadi orang sana lhoh…..
coz camer q asli sana…
#sukma
wew this is amazing hehehehe

gimana caca sukma… kayaknya potensi yang harus dikelola banyak sekali… selama ini hanya pak des alwi saja yang terdengar dan begitu kokoh untuk membangun dan menjaga banda.. uhmmm generasi muda kurang terdengar.. okeh dah kayaknya beta mungkin ingin diskusi deng caca nih
salam kanal lai
#yani
betulkah?? udah pernah ke banda???
heheh salam kenal yah makasih dah mampir disini
#ita
waow…. sipppp.. moga-moga betah jadi orang sanah
Banda Neira… WE ALWAYS LOVE YOU
beta su rindu jalan-jalan lihat keadaan Banda Neira yang sekarang.
Beta jua su rindu par bakudapa deng tamang-tamang lama.
Sebagai anak yang putus pusar di Banda Neira, beta janji suatu saat beta akan bale di Banda dan akan membangun Banda Neira menjadi kota wisata yang patut diperhitungkan di negara Indonesia tercinta ini.
Cahyo Banda Neira. God will bless Banda Neira.
#yunra

seng pulang??? hehehhehe
yups ayo pulang bangun banda.. hanya pemuda yang sanggup untuk membangun dan mempertahankan setiap jengkal kebudayaan banda dengan warisan yang sangat agung
Wow kren juga tuh banda hari ini…., aku da lama ga pulang, jadi pengen pulang neeh………
Maha Suci Dia yang menciptakan tempat yang begitu indah . Aku tahu banda dari seorang teman, ga kusangka, makin hari aku makin takjub sama pulau yang dulu namanya hanya kudengar samar-samar ini.Kenapa ya…kalau lihat foto2 itu, hatiku sangat tersentuh..jadi pingin nangis, seperti ditunjukkan keMaha Besaran Penciptanya. Allah yang sangat Indah ! Bisa ga ya dalam hidupku aku mengunjunginya……
….huaaa Banda Neira…!!! blum kesampaian nih mau ke sana :((
Salam,
Namaku Martin Selitubun. saya tinggal di Bandung. Saya pernah ke banda beberapa kali dan selalu senang di Sana. tempatnya indah…lautnya bagus dan bersih. Buat anak-anak Banda, salam kenal…masa depan Banda ada di tangan kalian semua. kembangkan dan jaga ya.
oya, saya mau berkenalan dengan Yundra Labiyem, almaskatie, dan widia.
tolong hubungi saya di asmat.martin@yahoo.com
karena mau penelitian di sana. Terima kasih.
salam hormat,
Martin
Banda.. adalah tanah leluhurku, ayahku asli banda tapi aku lahir dan besar di jayapura papua, aku terakhir ke banda tahun 1989, waktu masih kelas 3 SD, waktu itu aku khitanan disana, sampai sekarang belum sempat lagi ke kampung ku itu…..kini aku di bontang, kal-tim….Seingat ku banda adalah tempat yang menakjubkan…..thanks karena ada blog ini… jadi bisa tau tanah leluhurku….
aku pernah tinggal disana dan ortu juga masih ada disana
aku suka dengan suasananya seperti didongeng-dongeng
rindu ma kalian nehhhhhh
misss u allllllllllllll
salam kenal q asli anak banda, q cuman mau ingatin teman2 bahwa jangan pernah membanggakan banda hanya dengan keindahan alamnya saja.tetapi bagaimana kita sebagai putra-putri orang banda mampu membuktikan bahwa banda memang yang terbaik, yang tidak dilihat pada keindahan alamnya saja tetapi kemampuan orang2 banda dalam mengelola keindahan alam terssebut
salam kenal buat samua orang banda dimanapun berada
mengagumi banda bukan hanya bercerita tntang keindahannya sj tp bagaimana skrg ini ktong samua putra-putri yang mrs lahir di banda neira bisa merubah suatu keindahan yg ada di bandanaira menjadi terkenal diseluruh dunia.
so boleh bos, skrg ini katng sm2 brbcr untuk memajukan banda untuk menjad terkenal seperti pulau bali.
kapan2 ktng bs duduk2 di pantai malole smbil membcrkn mslah tsb….
so cukup katong jd penonton org petemene mengelola mutiara tanpa memberikan st persenpun untk warga banda….
bt mau brusaha apapun utk kemajuan banda…
klau mau hub bt disini……
woe…mare katong pigi dipolo karaka, dudu2 dipante sambil makan pala deng bakasang
bt tunggu tanggapan dr kamong samua disini (al_kresna@yahoo.co.id atau pakanaru@yahoo.co.id)
beta lahir sampai remaja di banda. Kalau ada orang yang bicara tentang banda, beta sangat senang, beta punya banyak saudara dan teman di sana yang bikin beta rindu for baku dapa. banda itu indah, banda itu menyenangkan, banda itu negeri yang beta sayang, beta pengen dengar cerita lebih banyak lagi tentang banda.
Hello,
My father Wim Camerling is born on the island Banda Neira….
Is there somebody who knows him? Two weeks ago he did want to visit Banda but because of the weather the plane from Ambon did not leave…My father is 82 now and he did want to see his island again….My grandmother Johanna Camerling-Gosseling did live on the island till 1984. Kampung Baru.
Maybe some people want to send me pictures from Banda from today…
My grandmother’s name is Yohanna Camerling too, but she had passed away. I don’t know why they have the same name. To day I live in Jakarta, and I have no some picture of banda anymore, sorry i can’t give you them. May I know where do you live. Thank’s and God bless you.
My father Alex Camerling, he was a teacher in banda neira (1979-1989). To day he live in ambon. I try to get some photos from him. and I will send to you
Hi, my name is Neira too. But I’m not born in Banda Neira. I ever live there when I was ten years old. It’s the first time for me to see my grandma in Neira. Now I’m living in Bogor. I’m missing that paradise… missing my family!
you see, you have a good name. may I know your grandma’s name? maybe I know her because I was born and growth in banda neira.