h1

dari ambon sampai belanda

13 Juli 2007

menunggu.jpg

“KABAR dari Ambon: lima orang yang di tangkap di desa Aboru, satu dari mereka bernama NUS MALAWAU di aniaya [oleh polisi] sampai mati, lalu mereka memasukkannya ke dalam karung dan di buang ke lautan.”[1]

Kaget? bandingkan dengan yang ini :

“Sementara itu satu tersangka RMS Stevanus Malawauw yang hilang saat speedboat yang ditumpangi puluhan tim gabungan Polda maluku tenggelam di kawaan perairan Oma, Pulau Haruku atau dekat dengan kawasan Batu Kapal, Minggu, [08/07/2007] kini dalam pencarian pihak kepolisian.” Ambon Ekspress

Masih kaget?

Sama…! Kutipan yang pertama adalah isu yang berkembang di negeri Belanda sana, negeri yang ribuan mil jaraknya dari Ambon namun memiliki pertalian yang sangat erat apabila setiap peristiwa tersebut berkaitan dengan gerakan Republik Maluku Selatan. Sedangkan kutipan kedua adalah berita pada salah satu Harian Lokal di Ambon, yang memberikan informasi tentang apa yang terjadi pada saat hari Naas itu.

Lupakan mengenai hal itu diatas, kutipan tersebut hanyalah pancingan untuk membuat kota ini bergejolak terus, yang berarti kemenangan bagi si penyebar isu tersebut, kota ini sudah normal seperti semula, semua orang kembali fokus untuk membangun daerah ini, seolah tidak terjadi apa-apa pada awal bulan lalu, demonstrasi-demonstrasi yang menuntut untuk segera mengadili para pelaku tidak terdengar lagi, demonstrasi yang malah membuat kota ini lebih mencekam dari pada peristiwa itu sendiri, sekarang masyarakat hanya menunggu kerja2 aparat negara ini untuk menuntaskan masalah ini, masyarakat dengan sekali lagi meletakkan kepercayaan mereka dibahu sang aparat, kepercayaan yang terus menerus diletakkan di bahu orang-orang yang secara sadar bersumpah untuk melayani rakyat ini.
Sejauh manakah kepercayaan dan harapan rakyat maluku yang kesekian kali ini akan diselesaikan, masihkah pemerintah gencar membasmi setiap gerakan separatis di negara ini? masihkah pemerintah mau melakukan tekanan politik sebagai suatu negara yang berdaulat untuk mengembalikan Alex Manuputty ke negara ini? sebagai langkah nyata dari yang mengaku pelindung rakyat, ingat! jangan terlalu membiasakan diri menangkap ekor belut seperti skarang ini, tangkap satu lepas satu, belajarlah menggebuk kepala belut. Ataukah anda masih ingin melihat sang “benang raja” berkibar kembali tidak hanya diatas pucuk2 pohon, tidak hanya diatas kapal Perang Tentara kita yang menjadi pelindung negara ini.. akan tetapi di halaman rumah kita semua secara perlahan.

————————

[1] Tulisan asli sudah saya terjemahkan ke bahasa indonesia, dari salah satu “kutipan” post di sini dan ini adalah tulisan aslinya dalam bahasa ambon :

“KABAR dari Ambon: lima orang jang di tangkap di aboru, satu dari dorang nama NUS MALAWAU di pukul sampe mati, lalu dng isi di karong la buang di lautan”

16 komentar

  1. Sepertinya pemerintah kita takut akan tekanan pihak luar. Saya juga heran … bukankah negara kita ini negara berdaulat? Tetapi kok rasanya kita masih seperti boneka ya? Tidak mempunyai keberanian dan kepercayaan diri.
    Di timur ada gejolak RMS eh di ujung barat pemerintah sepertinya juga masih nyantai menanggapi upaya pembentukan Partai GAM yang jelas2 hal ini menyalahi perjanjian damai GAM-RI.
    Oh ya, tentang hubungan segitiga Indonesia-Maluku (sbg bagian Indonesia)- Belanda memang sepertinya masih kuat sampai saat ini. Di kota Utrecht-Belanda ada suatu museum yang mendapat perhatian dari pemerintah setempat…museum itu adalah museum Maluku.
    Dan ada beberapa orang yang mengira Maluku itu bukan bagian Indonesia
    BTW salut nich dengan almascatie…perhatiannya untuk Maluku saya benar2 angkat topi.


  2. sadis banget


  3. @deking
    ataukah kita ini bukan Negara Indonesia? tapi hanya sekedar negara bagian dari satu negara kuat sekarang?
    hehehe orang maluku dulu kan anak emasnya Kerajaan belanda so ga heran kalo ada perlakuan istemewa terhdp keturunan maluku di Belanda, namun kalo aku liat hubungan antara ambon dan belanda skarang ini kebanyakan adalah hubungan kekeluargaan yang sangat erat. dan ini sengaja dipertahankan, walaupun kadang hubungan ini secara tidak lansung berubah ke hubungan politik apalagi dalam persoalan2 yang sensitif kaya RMS.

    @ariwibowo
    ga sadis kok, cuman kekalahan pemerintah dalam membentuk opini lewat perang informasi🙂


  4. jaman sekarang, opini publik yang dibentuk oleh pers (terutama yg punya maksud negatif / hanya utk mencari popularitas) dapat mengubah keadaan yg kondusif menjadi kacau lagi..


  5. jangan2 cuman issue yang tidak relevan dan siginifikan?


  6. boy…emangnya ambon masih suka rusuh toh? kapan damainya ya? **berdoa**


  7. semoga cuma isu belaka..
    btw baru tahu kalau belanda ternyata ada hubungannya dengan rms..huff


  8. @angker
    iya sih, siapa yang menguasai info kan kuasai dunia..

    @lutfie
    emang isu kok luthfie.. faktanya kan di kutipan yang kedua..

    @novie
    Dah damai nov.. cuman ada masalah yang belom dibereskan yang membuat ambon terus panas😀

    @Anang
    wew.. belanda secara lansung ga.. tapi orang2 RMS yang masih tinggal dibelanda maksudnya dan saya rasa tidak semua dari mereka RMS kok.. cuma beberapa orang aja..
    untuk mengetahui kegiatan rms dapat di liat di YouTube kok.. keyword RMS atau Maluku🙂


  9. wah…saya sempet mo dikirim ke maluku tuh buat liputan pariwisata. tapi nggak jadi karena sedang rusuh. kantor takut kehilangan wartawannya yang maniz dan imut ini hehehehe😀


  10. #cK
    wah tahun berapa mba? kalo skr ya ga rusuh lagi to mba`
    *yang dicoret itu subyektif kan?:mrgreen: *


  11. *MENA MOERIA* dari katong samua yg ada di MALUKU tercinta. beta dengar kabar dari AMBON bahwa orang ABORU itu pemberontak?…………..eeeh….yg bilang orang ABORU pemberontak itu sapa?…….,orang ABORU kalau mau tau?…..haaa…asal kalian tau orang ABORU sebenarnya membela kebenaran yg selama ini di tutupi(oleh indonesia) yaaaaaaa…..anggap aja kita di jajah jadi pokonya jang dong takut …..membela kebenaran itu hak kita jadi demi kemenangan perlu suatu pengobanan…oya ….dong lihat katong pung basudara yg waktu itu cakalele deng bendera BANANG RAJA di lapangan,sby pada takut …hahahahaha………makanya ngapain juga coba dong lia anggap aja indonesia kala jadi jang taku dia(indonesia)punya senjata ,kita juga punya senjata ngapain taku untuk berjuang ada pepata mengatakan maju trus pantang mundur …OIYA DENGAR SAMUA SAPA BERHIANAT BUAT PERJUANGAN(kusus orang MALUKU)KIRANYA TUHAN ALLAH BERKATI DIA simpai7(tujuh)TURUNAN.jangan takut SBY&jusup kala tai mereka,ngentot buat mereka,kontol buat mereka ……..


  12. musnahkan rms


  13. Orang yang kasi naik bendera aja disiksa, tapi laskar jihad yang jelas2 membuat kerusuhan di Ambon tidak diapa2kan. Bahkan bekas pimpinan laskar jihad santai saja karena bebas dari jerat hukum. Negara macam apa ini. Memang orang Ambon yang mau merdeka itu salah tapi lebih salah lagi orang Jawa yang datang ke Ambon untuk membuat rusuh dengan dalih membantu pihak tertentu dan mendiskreditkan pihak lain. Ingat suatu saat semua itu bakal terungkap


  14. Om alamascatie wa cuma saranin aja, ati” klo ngomong soal RMS, karna tu kata paling sensitif.! loe bisa bt konflik baru klo loe salah ngomong. 1 lagi klo kurang tau tentang RMS jgn maen bacot aja, inget!!! Sejarah Indonesia masih dipertanyakan kebenarannya. jdi jgn maen asal nyolot aja ya… ^^


  15. waaaa…ada fam malawau…hmm..itu bet pung fam..


  16. #smoker
    sesensitif apa sih om? RMS dah dibikin sakral amat… :p kalo masih sama2 ga mau terbuka n menerima yah kayak kaw itu.. masih menganggap RMS sebagai panutan terbaik.. mikir nih rakyat maluku kedepan, gimana bangun ambon kdepan…. belajarlah melihat ke depan dari kesalahan masa lalu bro🙂

    #dapitz
    ale pung sudara ka apa?🙂
    salam kenal bro



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: