h1

Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wajah Tuhan kepada saya!

10 Agustus 2007

wew judulnya luar biasa.. hehehehe tak sengaja saya nyasar ke salah satu milis yang menggunakan nama Faith Freedom International – Forum Indonesia, disitu saya menemukan tulisan ini tentang sebuah cerita, cerita ini mungkin sudah begitu populer atau terkenal tapi cukup menarik sehingga saya posting aja hehehehe…. silahkan dibaca aja ya..🙂

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri Paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.
Pemuda : Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan- pertanyaan saya?
Kyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.
Pemuda : Anda yakin? Sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya
Pemuda : Saya punya 3 buah pertanyaan, yaitu :
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya!
2. Apakah yang dinamakan takdir?
3. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api tentu tidak menyakitkan buat syetan sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.
Pemuda : Kenapa anda marah kepada saya?(sambil menahan sakit)
.Kyai : Saya tidak marah…Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda : Ya.
Kyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!
Pemuda : Saya tidak bisa.
Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.
Kyai : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
Pemuda : Tidak.
Kyai : Itulah yang dinamakan Takdir.
Kyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda : Kulit.
Kyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda : Kulit.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit.
Kyai : Walaupun Syeitan terbuat dari api dan neraka terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak maka Neraka menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.

———————————

sumber cerita : member milis dengan nick “rockbebeh” pada milis ini nih!

48 komentar

  1. Wajah Tuhan itu kayak gini, nih.
    *Tunjukkan wajah sendiri sebagai kembaran Kira Yamato*
    Hahahahaha…😆
    *Dihajar massa*


  2. KEDUAX!!


  3. KETIGAX!!!


  4. QUATTRICK!!!!😆


  5. ini ceritanya yg bisa dimasukin ke akal, dan saya sdh sering membacanya…
    thanks


  6. bagus🙂


  7. waaahh….


  8. #p4ndu_
    wajah tuhan kok artis `ndu :p~~
    *hajar pandu pake masa partai*:mrgreen:

    #anginsurga
    iya tapi kalo baca dimilisnya bisa stress kepala saya…😆

    #dedek🙂

    #zulfanahrielly
    weehhhhh
    *apaan*:mrgreen:


  9. ceritanya tuh kyai lebih hebat dari profesor
    jangan2 tuh pemuda nanya ama profesor teknik
    coba dia ketemu saya😀


  10. #secondprice🙂 nah coba ke milis nya tuh.. lebih bagus lagi
    *just recomended*


  11. wah, al sering yah baca FFI??


  12. #nadia
    baca apanya Nadia….. kan baru nyasar tuh tadi malam…
    sampe pagi sakit pala aku.. hahhahah😀


  13. ooooh…. aku sih udah lumayan lama nemu tuh forum,gila debatnya seru juga. sempet keterusan baca, tapi lama-lama bosen juga


  14. Wah seru juga, neh.


  15. itu forum udah kayak debat kusir …. masih mending fc nya kaskus…rame dan lucu2😀


  16. he.. he.. he.. judulnya menggemaskan… isinya membingungkan🙂

    semoga yang nulis bukan tipe orang mengesalkan


  17. saya pernah denger cerita ini di sinetron lorong waktu pas bulan ramadhan 2 tahun silam kalo gak salah.


  18. lumayan, utk menyadarkan orang yg tidak percaya dengan adanya Tuhan..


  19. #nadia
    sippppp

    #Majalah “Dewa Dewi”
    seru yang dimananya nih mba..:mrgreen:

    #pasya.net
    ho oh… sangat melelahkan baca tu forum tapi tajam juga sih pertanyaan-pertanyaan mereka

    #raka
    yang nulis?🙂 hehehhehe kalo yang posting insya allah ga mengesalkan kalo ge diam kok hahahhahhaha

    #ayahshiva
    wew dua tahun silam.. lama amat ya hehehhee….

    #anker
    lumayan menyentuh🙂


  20. Iya, aku uda baca dari inbox friendster yang dikirim temen..
    Bagus ^^
    Btw, tidur2, uda mau pagi ini hehe.. *g sadar diri*


  21. #safitri
    ho oh dah
    btw juga.. belom tidor juga bu guru???
    buset lansung ga sadar dia
    hahahahha


  22. weleh… penjelasan yang cukup logis, dan rasional. buat meyakinkan orang-orang bermental materialistis….


  23. #andalas
    ..🙂


  24. ever heard bout this one before… tapi gak jelek jg untuk dibaca kembali😀


  25. aya aya wae, salam dari Bandung


  26. Metode dakwah memang macam2 dan harus selalu disesuaikan dengan sasaran dakwah.
    Coba seandainya sang kyai berteriak2 meneriakkan berbagai macam dalil naqli (apalagi dengan bonus kata “kafir”) maka kemungkinan besar sang pemuda tidak akan tersentuh kesadarannya.
    Ternyata sang pemuda luluh karena dalil aqli


  27. #immoz
    hehehhe ya ya ya dibaca ya biar apal…🙂

    #kangabuy
    salam dari maluku kang… makasih dah maen kesini…:mrgreen:

    #deKing
    sepakat kang..🙂


  28. hehe…sering liat cerita ini di buletinbor frenster:mrgreen:

    *nyampah aah~*😛


  29. FFI yaa
    *mode senyum-senyum simpul mati*


  30. #cK
    sampah-sampah dimana-mana…………:mrgreen:

    #may airinn
    bukan…. *geleng-geleng kepala* pokoke bukannnnnnn….
    buset simpul mati?? cemana pulakk tu senyum simpul mati hehehhe
    *kabur*


  31. tunjukkan wajah cak almascatie kalo emang ada..!!!:mrgreen:

    *ngaciiiirrr..*


  32. pengin juga merasakan tamparan saya ????
    *bukan sebuah pertanyaan tapi bisa langsung dirasakan*


  33. #macanang
    wekz… *buka topeng*
    nihhh wajah aku ganteng kan??? kan????
    hahhahahhaha

    #regsa
    ga mas.. ga berani
    *tangan mas regsa gede amit sih…:mrgreen: *


  34. Dasaaaar ateismeee…


  35. #sweet hear Onigiri
    sapa???


  36. 500 tahun yang lalu kita belum bisa melihat bakteri, virus dll. Toh mikroba2 tersebut tetap ada.
    Kini, kita optimis, bahwa ada makhluk lain di angkasa luar, namun kita tidak bisa membuktikannya secara fisik.
    Kini, kita tahu ada subpartikel seperti muon, baryon, dll. Tapi kita belum bisa melihatnya secara fisik.

    Tidak dapat dilihat secara fisik, belum tentu tidak ada. Ya toh?😀


  37. #Yari NK
    yups pak.. waktu yang membuktikan ya..
    hmm saya jadi pikir ternyata otak kita itu sangat terbatas ya pak.. rahasia alam ini aja kita belom membuktikan semuanya apalagi kita mo membuktikan yang menciptakan ya… 🙂


  38. wew… jawaban yg sangat efektif
    bisa ditiru nih…
    manusia memang memiliki rasa ‘curious’ yg tinggi
    itu suatu kelebihan, krn dgn bgtu bisa lebih pintar
    tapi teteuuup.. semua itu ada batasnya..
    kalo sdh berbicara ttg Tuhan


  39. #dyan
    wew.. berarti sering dong ditanya kaya gini mba🙂
    yah.. komputer tetep ga bisa ngalahin manusia kan mba….
    *makasih dah maen ksini.. salam kenal*


  40. @yari NK

    Tidak dapat dilihat secara fisik, belum tentu tidak ada. Ya toh?

    tapi bisa jadi memang gak ada beneran kan?
    Salam


  41. klo tidak ada kenapa ada orang punya six sense dan keyakinan?? apa jadinya klo sesuatu tdk ada yg ngatur..?


  42. emangnya lho tuh punya jenis dilahirkan atas kehendak orang tua lho apa


  43. emangnya matahari bergerak sendiri apa!


  44. jangan sesekali menyamakan tuhan dengan poto you bahaya tuh bisa kena azab neraka nanti. sakit sekali lho


  45. gua minta maaf mungkin kata2 gua menyakitkan hati lho


  46. maaf gak nyambung ya


  47. Wah ini banyak koq cerita seperti ini yang pernah saya baca via email, mungkin sebaiknya kita harus berhati-hati dengan pandangan atheis dan jadikan kesimpulan cerita tersebut memperkokoh tauhid kita.
    Saya masih ingat cerita di sebuah buletin jumat kota Bandung yang rada mirip dengan cerita yang dipost bang almas di atas, yakni

    Di dalam sebuah ruang kuliah filsafat, dimana dosen mengajak para mahasiswanya berdiskusi mengenai keberadaan/eksistensi Tuhan secara fisik. Pembicaraan mereka mulai memanas ketika dosen filsafat itu melontarkan sebuah dalil analogi berupa:

    Dosen itu bertanya, “Apakah kalian pernah melihat Tuhan?” Para mahasiswa menjawab tidak. Dosen itu kembali bertanya, “Apakah kalian pernah mendengar Tuhan?” Kembali para mahasiswa menjawab tidak. Kemudian terakhir dosen itu bertanya, “Apakah kalian pernah menyentuh Tuhan?” Lagi-lagi para mahasiswa itu menjawab tidak. “Kesimpulannya Tuhan itu tidak ada!”, kata dosen itu dengan perasaan bangga. Akhirnya sontak seisi ruangan kuliah itu menjadi riuh karena pernyataan provokatif dari sang dosen. Tak lama, di belakang ruangan kuliah itu berdirilah seorang mahasiswa sambil bertanya, “Apakah kalian pernah melihat otak Pak Dosen?” Para mahasiswa lain menjawab tidak. Mahasiswa itu kembali bertanya, “Apakah kalian pernah mendengar otak Pak Dosen?” Kembali para mahasiswa lain menjawab tidak. Kemudian terakhir mahasiswa itu bertanya, “Apakah kalian pernah menyentuh otak Pak Dosen?” Lagi-lagi para mahasiswa yang lain menjawab tidak. “Kesimpulannya otak Pak Dosen itu tidak ada!”, kata mahasiswa itu.

    (Inti cerita ini ya mungkin kita sebaiknya jangan takabur terhadap ilmu dan pengetahuan yang kita miliki. Karena dunia ini merupakan karunia-Nya bagi semua insan manusia walaupun ada yang beriman dan tidak selama kita masih hidup. Senantiasa jadilah manusia pembelajar yang beriman dan bertawakal)


  48. #all
    semua kembali ke kita deh..percaya ga kalo kita ada karena tuhan? kalo percaya yah berarti jalani sesuai pencipta kita..kalo ga yah terserah.. silahkan mencari:mrgreen:



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: