h1

Victoria itu bukti kekalahan kami!!

7 September 2007

Fort Nieuw Victoria itu bukan berarti kemenangan yang baru,
bukan kebebasan yang baru, bukan perlindungan yang baru…
tapi disinilah kekalahan-kekalahan baru dipertontonkan selama berabad-abad
dengan congkak!

**Catatan kecil HUT Kota Ambon ke 432 tahun

jaman dulu
De poort van VOC-fort Nieuw Victoria, 1915
jaman dulu
Fort Nieuw Victoria
jaman dulu
Benteng Victoria

Fort Nieuw Victoria – 27 Februari 1605,
Van der Haghen, menulis: “Pada tanggal 27 bulan ini untuk pertama kalinya Laksamana turun ke darat dan pergi ke benteng. Di sana Firman Allah diberitakan disertai pengucapan syukur kepada Allah Yang Maha Kuasa berkenan menganugerahkan kepadanya kemenangan besar bagi Tuan-tuannya di negeri Belanda.”
Dan pada saat itulah Kota Ambon terlahir, sekaligus bukti tunduknya rakyat maluku terhadap Penjajahan.

Fort Niew Victoria – 16 Desember 1817,
Pattimura dan teman-temannya digantung oleh belanda Fort Niew Victoria, keberanian rakyat maluku dikalahkan dengan tipu muslihat dan kelicikan.

Fort Nieuw Victoria – 7 September 1921,
Alexander Yacob Patty seorang pemuda maluku dengan sukses memimpin gerakan rakyat maluku untuk mendapatkan hak yang sama dengan pemerintah belanda, tanggal inilah yang kemudian disebutkan sebagai hari kota ambon, hari dimana rakyat disini mendapat PENGAKUAN HAK YANG SAMA dengan pemerintah Belanda.

Fort Niew Victoria…
Fort Niew Victoria…

Fort Niew Victoria, sekarang ….
disinilah sejarah rakyat Maluku dikalahkan oleh KEKUASAAN!!!!

Benteng Victoria tahun 2006 - Londoh.com
Benteng Victoria tahun 2006 - Londoh.com Benteng Victoria tahun 2006 - Londoh.com
Benteng Victoria tahun 2006 - Londoh.com Benteng Victoria tahun 2006 - Londoh.com
Benteng Victoria tahun 2006 - Londoh.com Benteng Victoria tahun 2006 - Londoh.com
Benteng Victoria Ambon, 2006 [londoh.com]

Ah jika anda pernah mengingat, membaca, mempunyai kenangan, atau kesan apalah tentang benteng ini, saya sarankan untuk segera menghilangkan kenangan2 itu atau jika boleh aku usulkan untuk simpanlah baik2 setiap kenangan dan ingatan tentang itu di memori kepala anda, sapa tau anda bisa mendongengkan cerita tentang benteng ini kepada anak cucu anda, atau jika berandai2 besok anda menjadi mentri pendidikan atau mentri dinas pariwisata agar segera mengambil tipex dan menghapus nama benteng ini pada buku2 sejarah, bukan apa-apa tapi….

Dulu -seingat sayah- didepan Benteng kokoh ini berdiri pohon-pohon besar sampai-sampai kelihatan tidak terawat, namun sekarang pohon-pohon besar itu telah bersih, berganti dengan bunga-bunga yang indah, tapi……… Tidak hanya pohon-pohon itu yang hilang…. tidak hanya pohon-pohon itu berganti dengan taman indah namun benteng ini pun telah hilang berganti dengan tembok semen. tidak ada lagi aroma keangkeran batu-batu bata tebal, tidak ada lagi keangkuhan Penjajahan, tidak ada lagi tipu muslihat penjajah untuk merampas kekayaan negeri ini.

Yang ada hanyalah tembok mulus dari semen tonasa dan cat metrolite* putih, yang ada hanyalah pintu besi ukiran pasar lama, yang ada hanyalah aroma pabrik-pabrik modern, yang ada hanyalah…… angin sepoi2 dan segelas kopi🙂

btw soal ini aku jadi teringat pembicaraan ‘bapak-bapak’ sayah yang dimuat disebuah harian lokal bulan lalu.

Ambon, Siwalima,- Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Ape Watratan, mengaku, sulit untuk memperjuangkan status Benteng Victoria sebagai salah satu aset budaya yang dimiliki Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku, karena sudah seringkali dibicarakan tetapi terlihat tidak ada jalan keluar.
Bicara masalah Benteng Victoria, memang sudah agak susah, karena sudah dikuasai sejak tahun 1960 oleh TNI, ungkapnya kepada wartawan, seusai pertemuan dengan Komisi D Provinsi Maluku di Rumah Rakyat Karang Panjang, Selasa (14/08).
Bahkan Gubernur Maluku, K.A Ralahalu, telah langsung berbicara dengan Pangdam XVI Pattimura pada waktu itu, yang bersedia menyerahkan bangunan beserta tanah diatas Benteng Victoria, asalkan disediakan lahan penggantinya.
Pernah mantan Kasdam waktu itu, Pak Munthe, bersedia pindah dari situ, asal Pemda bisa siapkan lokasi untuk asrama mereka. Jadi sebenarnya bisa, yang penting Pemda bisa siapkan lokasi baru untuk mereka, sebab kalau mereka keluar dari situ, mau kemana, ujar Watratan.

Ah Victoria memang bukan berarti kemenangan, victoria mungkin bagi kami hanyalah kutukan sejarah yang ditanggung terus menerus sampai anak cucu..

jaman dulu
Mollucas Islands. 1889
jaman dulu
Ambon Manise [Foto: Victor Ralahalu]

———————–

* sorry semen dan cat-nya cuman hayalan saya saja, ga bisa didekati je, hanya boleh dipandang aja, ya cemana mo masuk buat liat apalagi mo pegang kalo sekedar gitu aja harus urus ijin panjang2 mendingan sayah blogging aja ah.

34 komentar

  1. ah sampe lupa…………
    met ultah koys ambon ke 432
    udah tua… moga ga tambah cantik luarnya aja tapi jga penduduknya :mrgreen:


  2. ada foto keadaan yg sekarang ndak? pengen liat euy


  3. belom dapet finkz… kamera ga punya pinjaman jga belom dikasih😦 moga-moga bisa saya upload secepetnya yah.. doain aja siang ini dah bisa..🙂


  4. ada yang lebih klasik lagi nggak fhotonya?
    maluku sejarahnya panjang banget ya


  5. what an irony…. di sini juga, benteng kuto besak itu jadi asrama tni😦


  6. Orang Indonesia kok seperti yang ingin menghapus bukti-bukti sejarah ya?😦


  7. jadi kepengen ke ambon😀


  8. Dunno wat tu sey…
    Saya cuma pernah baca ttg benteng ini di buku sejarah dulu. Ternyata jadinya begitu ya..


  9. baca+liat dulu


  10. kesadaran untuk menjaga negeri ini tetap alami tanpa merubah sejarah sangat kurang, berbeda dengan negara2 lain, sampe2 Borobudur terpaksa harus hengkang dari 7 keajaiban dunia😦 *djiamputt*

    btw met ultah yach buat ambon *jd pengen ksana*🙂


  11. hiks sayang banget yak…


  12. Ambon emang nga ada duanya dech. Dirgahayu ke 432.
    *kutip ucapan boy.
    Semoga tambah ga tambah cantik luarnya aja tp jga penduduknya.

    Boy khan salah satu penduduk di Ambon?
    Jadi bakalan berubah jadi cantik juga dong.
    Doa buat diri sendiri,boy?…:mrgreen:

    *siul siull

    Bayuuutt…bayuuuuttt…:D


  13. selamat ultah almascatie… tua banget yah kamu..😛


  14. kenyataan yang paradoks yaaa


  15. Met ulang thoen ae yach


  16. merdeka!!!


  17. Selamat kepada kota Ambon beserta segala-segala unsur yang dikandungnya…

    432 ya? kalau dibalik jadi merek rokok nich
    432 seperti proses countdown… 4..3..2.. dan sekarang bersiap2lah untuk menuju 1.
    Ya 1 adalah:
    *)Persatuan –> semoga kota Ambon pada khususnya dan Maluku pada umumnya segera mencapai kerukunan dan perdamaian.

    *)) 1 sering diidentikkan dengan posisi teratas. Ya…semoga saja kota Ambon pada khususnya dan Maluku pada umumnya segera mencapai peningkatan pencapaian di segenap aspek kehidupan


  18. #fetro
    ada foto2 klasiknya.. banyak malah.. post nya menyusul aja yah..🙂

    #itikkecil
    moga-moga ga dirubuhkan jga sama “penghuni” nya mba.. :((

    #suandana
    uhmmmmm mungkin ga semua orang indonesia deh.. tapi “segelintir” orang yg berkuasa ^_^

    #eNPe
    silahkan mba.. sayah tunggu ya,… hehehe

    #Takodok!😦
    begitulah kalo sejarah hanyalah tempat2 tua tanpa arti..

    #liliks
    heh? namanya ganti?
    mas kurang minumnya mas…😀

    #aLe
    sepakat mas, memang sangat kurang, tapi yg lebih sial lagi, kekurangan itu malah dimanfaatkan sama orang2 untuk menghapusnya.
    borobudur?? jah seharusnya itu menjadi pelajaran tapi kayaknya malah santai2 aja tuh orang2 dianggap hanya sekedar angin lalu
    *siyal!!!*

    makasih mas.. ultah tanpa makan2 nih ambon😆

    #aRuL
    lha… *jitak arul*
    aku masih remaja dah dibilang tua
    *ngambek mode on*😆

    #Anti PLN
    sangat paradoks bin ajaib!

    #Liexs
    mana kadonya mas??:mrgreen:

    #rd Limosin
    Merdekaa!!!!!! *merdeka buat sapa yah?*😆

    #deKIng
    makasihhhhh dirimu memberikan ide menarik buat tulisan…. thanks bro.. logika contdown 4321 nya yang menarik sekali…
    sepakat ama persatuannya tuh🙂

    aminnnnnnnnnnnn……….

    btw yang kedua kok kayak bapak gubernur lagi ceramah yah:mrgreen:


  19. weits.. yang jualan bakso depan benteng siapa tuh, jangan2 dia spy.. yang mengamati keadaan benteng..heheheheh..

    sayang bentengnya gak terawat ya..


  20. Selamat..selamat..kapan ndangdutannya ????


  21. halah orang ini..
    *tendang regsa ke jawa timur*


  22. met ultah yaa…
    *kapan-kapan ke Ambon*


  23. *ditunggu mas*:mrgreen:


  24. “…pattimura tua telah mati, namun pattimura-pattimura muda akan meneruskan mimpi…”

    bener ga sih begitu ?? ihihihhiii…

    Selamat Ulang Tahun ya Ambon..
    semoga panjang unmur dan sehat selalu…


  25. bener tu niez.. harus ada pattimura muda *:mrgreen:
    makasih non😆


  26. Kenapa ya, tampak depan benteng Belanda pasti gitu. Di Yogya ada Vredeburg gitu, di Bengkulu ada Marlborough juga gitu. trus sekarang abang pasang benteng mukanya sama juga….


  27. haiya.. emang nama jga benteng belanda ya mesti tampangnya sama dong mba hehehehe
    ga kok cuman pengen mengenang benteng yg hilang😆


  28. Benteng skarang kayaknya seng ada yang pi lia-lia akang lai kapa..termasuk jojaro deng mungare dong di Ambon sana..padahal akang pung foto dolo-dolo keren abis tu…semoga pemerintah Ambon ada hati jua voor perbaiki akang!
    Peace n Mena voor Ambon!!


  29. Benteng yang paling tertua adalah BENTENG KOTA LAHA, PEMDA coba liat akang pung sejarah


  30. #Valen
    berharap sama pemerintah?? bulshit bro.. hanya mengharapkan mimpi menjadi kenyataan..
    btw Jojare deng Mungare ambon yang harus bangkit…. seng ada yang bisa menjaga Maluku kalo bukan Mungare deng Jojaro🙂

    “if you are Mollucan, Say Mena!!!”:mrgreen:

    #laha
    halo bro.. benteng laha sabalah mana tuh?? uhmmm kayaknya beta jua kurang paham.. mungkin skali2 beta jalan kasana cari info ka apa e hehehe
    btw seperti diatas.. jang baharap pemerintah boss ee Maluku bisa tajaga dari Kamong, Katong samua.. 🙂


  31. Please be informed that my website “www.londoh.com” is offline since 08-01-08.
    Thanks for linking.

    brgds,

    Londoh


  32. jadi kepingin ke Ambon nicH! Disinilah kota best friend q tinggal.mga aj dy sll bhgia di Ambon Manisene ma pasanganya!


  33. Mari katong samua . bersama-sama bangun kota AMBON . supaya akang jadi MANIS . back to AMBON MANISE dangke par samua.


  34. ambon slalu ada d be hatii



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: