h1

Pukul Sapu

Pukul Sapu,  Duel Berdarah Tanpa Dendam

DEBU-debu mengambang naik bercumbu dengan hawa gerah, Surai terik Matahari pesisir masih terasa menyengat mencambuki bumi. Hentak langkah para pemuda bertelanjang dada di pelataran masjid yang berpasir itulah yang membuat debu berkepul dan beterbangan ke segala arah.
BUKAN hanya sisa-sisa Matahari terik sore yang mencambuki punggung dan dada legam pemuda-pemuda itu, tetapi juga bilah-bilah lidi daun pohon enau. Tiga puluhan pasang pemuda itu bergantian saling mencambuk punggung dan dada pasangan masing-masing dengan lidi enau.
Berbalas sabet lidi enau yang mereka lakukan, sampai tubuh berdarah-darah begitu, bukanlah manifestasi dari dendam, melainkan semata-mata bagian dari upacara dan atraksi tradisional.
Ribuan penonton yang mengelilingi arena bersorak riuh menyaksikan pertunjukan itu, sambil sesekali membawa langkah mundur beberapa meter guna menghindari sabetan lidi enau yang nyasar ke arah mereka. Bagi orang biasa, satu kali saja sabetan lidi enau memang bisa membekaskan garis merah bengkak yang baru akan sembuh berhari-hari kemudian.

(sumber : Ferry Irwanto, KCM, Rabu, 15 Januari 2003)
“sorry lagi malas nulis, makanya asal copot aja…sorry ya bagi semuanya”

pukul sapu 2
::: Tarian Awal

pukul sapu 3
::: Persembahan

pukul sapu 3
::: Semangat

pukul sapu 4
::: Siap-siap

pukul-sapu-7.jpg
::: Duel

pukul-sapu-10.jpg
::: Tanpa dendam

12 komentar

  1. wawkakwka mantap lai… kalo bisa bakupukul pake batang kalapa bole… wakwkawkakwa


  2. *baca komen atasku*

    gak ngerti…

    *geleng geleng*


  3. “mantap juga… kalo bisa berkelahinya pake pohon kelapa aja”
    *kasih tau ke chiw-chiw*
    *senyam-senyum*


  4. ooo…

    *manggut manggut*


  5. #ketawa baca koment no.1#🙂

    Kalau ga salah tempatnya di desa Mamala ya, bang almas?


  6. waw,,so amazin9


  7. keren boz,
    apalagi batang kelapa😀

    salam kenal y…


  8. Keren juga. . , apalagi klo smua tari2an khas penduduk mamala ada disitu. , . Pasti seru.


  9. dalam acara PUKUL SAPU tahun berikutnya,bisa ga tampilin tari “BAPUKUL SAPU” yang pernah menjuarai festival tari tingkat nasional itu ?


  10. itu pukul sapu memang udah ada dr dulu di desa mamala,pesisir utara pulau ambon, i,m proud to be a person who come from that village espesially, and to be an indonesian generally


  11. Woey knpa bt zg ada di di situ, klu ambel gmbr tuh liat2 bt lae ka,,!!
    Tp smpah kren bngat bos, my live for amalatoe.


  12. @dani
    barang ale tasambunyi ana e.. coba ale nai ka atas sadiki ka apa biar bisa dapa hehehhee
    piss sudara…



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: